Batman Begins - Help Select

Rabu, 05 Februari 2020

SIG - 1 : REMOTE SENSING (PENGINDERAAN JARAK JAUH)

1. Definisi
  • Menurut ( Lillesand dan Kiefer, 1994 ), Penginderaan Jarak Jauh adalah ilmu dan Teknologi untuk Memperoleh informasi tentang Objek, wilayah atau fenomena dengan menggunakan suatu alat tanpa melakukan kontak langsung dengan objek, wilayah atau gejala yang dikaji. 
  • Bisa dibilang Penginderaan Jarak jauh adalah perekaman, Pengamatan serta pemahaman Objek yang jauh.
  • Dilansir dari situs gurupendidikan.co.id, Menurut ( Samhis,2019 ) Penginderaan Jauh merupakan sebuah metode dalam pengukuran dari sebuah objek atau sebuah fenomena yang dilakukan oleh sebuat alat yang dimana alat tersebut tidak melakukan kontak dengan objek tersebut. Menurutnya, beberapa alat yang digunakan seperti pesawat, pesawat luar angkasa, satelit, kapal, atau alat lainnya.
  • Menurut Colwell (1984), Penginderaan jauh merupakan pengukuran atau perolehan data pada objek di permukaan bumi dari satelit atau instrumen lain di atas atau jauh dari objek yang diindera.
  • Menurut ( Martono, 1987 ), Yang dimaksud Remote Sensing ialah metode system identifikasi alam dan atau penentuan kondisi obyek di atas permukaan bumi dan di bawah maupun di atasnya dengan sarana pengamatan dari pelataran laut, udara maupun ruang angkasa.

Yang Pertama Kalinya mengaplikasikan Penginderaan jauh adalah Kantor Perpajakan di Negara USA.



2. Bentuk Bentuk Penginderaan Jauh

Pasif 

Sistem Penginderaan Jauh ini memanfaatkan energi pantulan dari Radiasi Gelombang Elektromagnetik atau Menyerap energi dari bumi, seperti kamera dan Detektor Inframerah Panas.

Aktif

Sistem Penginderaan Jauh ini mengirimkan energi mereka keluar dan Mencatat bagian pantulan dari energi Permukaan bumi, seperti system pemotretan radar.


3. Radiasi Elektromagnetik
  •  Merupakan bentuk energi dengan sifat gelombang, yang dimana sumber utamanya merupakan matahari.
  •  Karakteristik Radiasi elektromagnetik merupakan hal yang sangat penting untuk memahami penginderaan jauh, yaitu :
    • Panjang Gelombang
    • Frekuensi
  • SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK ⟶ Merupakan Perjalanan Energi sinar Matahari dalam bentuk gelombang pada kecepatan Cahaya ( C = 3.10⁸ m/s )
  • Panjang Gelombang (λ) merupakan panjang satu siklus, sedangkan frekuensi (μ) merupakan jumlah siklus panjang gelombang yang melalui titik tertentu per unit waktu, dengan satuan heartz.
  • Sinar Matahari Dapat Sampai ke bumi dalam 2 Cara :
    • TRANSMISI
      • Yaitu Gelombang sebagian melewati batas medium dan merambat menuju Medium selanjutnya
    • REFLEKSI
      • Yaitu Gelombang merambat balik kembali ke medium pertama.

4. Keunggulan Penginderaan Jauh
  • Menurut ( Sutanto, 1994 ), Penggunaan penginderaan Jauh baik diukur dari jumlah bidang penggunaannya maupun dari frekuensi penggunaannya pada tiap bidang mengalami peningkatan dengan pesat. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor antara lain :
    • Citra menggambarkan obyek, daerah dan gejala di permukaan bumi dengan wujud dan letak obyek yang mirip ujud dan letak di permukaan bumi, relatif lengkap, meliputi daerah yang luas serta bersifat permanen.
    • Dari jenis Citra tertentu dapat ditimbulkan gambaran 3 dimensional apabila pengamatannya dilakukan dengan alat yang disebut stereoskop.
    • Karakteristik Obyek yang tidak tampak dapat diwujudkan dalam bentuk citra sehingga dimungkinkan pengenalan obyeknya.
    • Merupakan Satu satunya cara untuk pemetaan daerah bencana
    • Citra sering dibuat dengan periode ulang yang pendek

5. Kelemahan Penginderaan Jauh
  • Walaupun memiliki banyak kelebihan, penginderaan jauh juga memiliki kelemahan antara lain sebagai berikut :
    • Orang yang menggunakan tidak bisa orang sembarangan yang dimana harus memiliki kemampuan khusus
    • Peralatan yang digunakan memakan biaya yang tidak sedikit, alias dapat dikatakan mahal.
    • Sulit untuk memperoleh citra foto ataupun citra nonfoto.

6. Manfaat Penginderaan jauh
Berikut merupakan beberapa manfaat penginderaan jauh dalam berbagai bidang.
  • BID. KELAUTAN
    • Pengamatan Sifat Fisis Air Laut
    • Pengamatan Pasang surut air laut dan gelombang laut
    • Pemetaan perubahan pantai, abrasi, sedimentasi dan yang lainnya.
  • BID. GEOLOGI
    • Menentukan Struktur geologi dan macamnya
    • Pemantauan distribusi sumber daya alam
    • Pemanfaatan di bidang pertahanan dan militer
  • BID. METEOROLOGI & KLIMATOLOGI
    • Membantu analisis cuaca dengan menentukan daerah tekanan rendah dan daerah bertekanan Tinggi, daerah hujan, badai siklon.
    • Mengetahui sistem atau pola angin permukaan
  • BID. OSEANOGRAFI
    • Pengamatan sifat fisis air seperti suhu, warna, kadar garam dan arus laut.
    • Mencari distribusi suhu permukaan.


DAFTAR PUSTAKA

K. Martono. 1987. Hukum Udara, Angkutan Udara Dan Hukum Angkasa. Bandung. Alumni Press.

Lillesland, Thomas. M dan Ralph W. Kiefer. 2007. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Sutanto, R. 1994. Pengetahuan Dasar Interpretasi Citra. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Setiawan, Samhis. 2019. https://www.gurupendidikan.co.id/penginderaan-jauh/. Diposting pada 23 Desember 2019.