Batman Begins - Help Select

Senin, 17 Februari 2020

SIG - 2 . KONSEP DESAIN DATABASE

Database (Basis data) merupakan kumpulan dari file / arsip / data yang saling berhubungan yang tersimpan di simpanan luar komputer atau dalam media penyimpanan tertentu untuk memanipulasinya. Basis data diorganisasikan sedemikian rupa sehingga untuk nantinya dapat dimanfaatkan dengan efektif dan efisien serta mudah. Desain Database atau basis data adalah proses menghasilkan detail (rinci) model data dari basis data (database).

Tujuan dari desain database adalah untuk menentukan data-data yang dibutuhkan dalam sistem, sehingga informasi yang dihasilkan dapat terpenuhi dengan baik. Terdapat beberapa alasan mengapa desain database perlu untuk dilakukan, salah satu adalah untuk menghindari pengulangan data (data redundancy).

Dalam KONSEP DATABASE ini terdapat beberapa istilah dalam Analisis Kebutuhan diantara nya :

1. DFD ( Data Flow Diagram )
Data Flow Diagram (DFD) memberikan sebuah model tampilan visual yang menggambarkan aliran data atau informasi dalam sebuah sistem. Penggambaran DFD menyatakan dari mana/siapa(orang yang terlibat dalam proses system) datangnya informasi, dan dikirim kemana/ke pada siapa(orang yang terlibat dalam proses system) informasi tersebut dibutuhkan untuk di simpan dan diakses.

2. ERD ( Entity Relationship Diagram )
Diagram Hubungan Entitas atau entity relationship diagram merupakan model data berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan antara penyimpan. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data terdiri dari model hubungan entitas dan model relasional. Diagram hubungan entitas ditemukan oleh Peter Chen dalam buku Entity Relational Model-Toward a Unified of Data. Chen mencoba merumuskan dasar-dasar model dan setelah itu dikembangkan dan dimodifikai oleh Chen dan banyak pakar lainnya. Pada saat itu diagram hubungan entitas dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak yang juga merupakan modifikasi khusus, karena tidak ada bentuk tunggal dan standar dari diagram hubungan entitas.

3. STD ( State Transition Diagram )
Diagram transaksi keadaan atau state transition diagram (STD) adalah diagram yang digunakan untuk menggambakan keadaan keadaan yang menjadi perilaku sistem berikut perubahan atau transisinya.

Dalam Konsep Desain Database terdapat beberapa Model Desain :
1. Data Design
  • Mengubah Informasi Menjadi Struktur data untuk mengimplementasikan software.
  • Data design dibuat berdasarkan data dictionary dan ERD
2. Architectural Design
  • Mendefinisikan relasi antara elemen elemen struktural
  • Utamanya adalah pola desain yang digunakan untuk mencapai kebutuhan yang ditentukan
  • Desain Ini berdasarkan spesifikasi sistem serta model
  • Analisis (Bagian DFD) dan Interaksi antara sub sistem
3. Interface Design
  • Merupakan desain yang menggambarkan bagaimana cara sistem berkomunikasi dengan user atau pengguna sistem.
4. Yang terakhir adalah Component System Design



TUJUAN PERANCANGAN DATABASE:

1. Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhanûkebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.
2. Memudahkan pengertian struktur informasi
3. Mendukung kebutuhanûkebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time, processing time dan strorage space).

Dalam Penyusunan serta perancangan Database, Terdapat 6 Fase yaitu :

1. Pengumpulan dan analis
a. Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
b. Peninjauan dokumentasi yang ada
c. Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data
d. Daftar pertanyaan dan wawancara

2. Perancangan database secara konseptual
a. Perancangan skema konseptual
b. Perancangan transaksi

3. Pemilihan DBMS
a. Faktor teknis
b. Faktor Ekonomi dan Politik organisasi

4. Perancangan database secara logik (data model mapping)
a. Pemetaan (Transformasi data)
b.Penyesuaian skema ke DBMS

5. Perancangan database secara fisik
a. Response Time
b. Space Utility
c. Transaction Throughput

6. Phase Implementasi Sistem Database

Beberapa contoh Aplikasi yang dapat digunakan dalam Perancangan Desain Database adalah :

1. Microsoft Access
2. Microsoft SQL
3. My SQL
4. Postgre SQL
5. Oracle
6. Informix
7. DB2